EsasNews.com – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah () dan ultra mikro menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia. Pasalnya, dan ultra mikro mampu pulih dengan cepat usai dihantam pandemi -19, serta menyerap banyak tenaga kerja.

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) pun terus memperkuat komitmennya sebagai bank . Untuk itu, Microfinance Outlook 2023 kembali hadir pada 26 Januari mendatang.

Dengan tema Financial Inclusion and ESG: The Road to Equitable and Economic Prosperity, memperkuat komitmennya sebagai perusahaan perbankan yang memberikan solusi bagi pelaku usaha Ultra Mikro untuk naik kelas.

Bank pelat merah ini juga mendukung pemerintah dalam mewujudkan pemulihan dan pertumbuhan lewat pembiayaan yang inklusif dan berprinsip pada ESG.

Untuk itu jangan sampai ketinggalan, karena acara ini akan diisi oleh sejumlah Menteri dan berbagai narasumber yang tentunya sangat menarik.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Direktur Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Sunarso nantinya akan mengisi welcoming speech dengan bahasan penguatan peran lembaga dalam mendukung berkelanjutan.

Sedangkan untuk keynote speech, akan menghadirkan beberapa Menteri dengan pembahasan yang berbeda. Ada Menko Bidang Kemaritiman & Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang akan berbicara mengenai optimalisasi regulasi pemerintah dalam mendorong investasi berorientasi lingkungan dan berkelanjutan.

Kemudian Menteri yang akan membahas kebijakan anggaran pemerintah pusat dan daerah dalam rangka mendukung pengembangan sustainable & green finance, serta Menteri Erick Thohir yang akan membahas peran dalam pemerataan kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan.

Pada sesi diskusi, Microfinance Outlook 2023 akan dibagi ke dalam 2 sesi. Di sesi pertama, akan ada Direktur Mikro Supari yang membahas peningkatan kedalaman inklusi dengan ekosistem mikro.

Ada juga Harvard Business School Senior Lecture Michael Chu yang akan membahas sustainable finance for micro entrepreneur, serta Chief Executive Officer SNV Simon O'Connell yang membahas embedding ESG metrics as a companies competitive advantage.

Dan di sesi kedua, ada Wakil Menteri Kartika Wirjoatmodjo yang membahas building a social economy by working with impactful business, Direktur Kepatuhan Achmad Solichin membahas implementasi ESG dalam mendorong pengembangan , dan Professor of Economics at Yale University William Nordhaus akan membahas topik green banking, green microfinancer.

Acara akan kian meriah karena menghadirkan vokalis grup band Gigi, Armand Maulana yang akan melantunkan beberapa lagu populernya di setiap sesi break. Acara ini akan dijalankan secara hybrid di Gedung 1, Lt. 21 dan melalui Zoom.

Menarik bukan? Tunggu apa lagi, segera daftarkan diri anda untuk ikut serta dalam Microfinance Outlook 2023 yang akan digelar pada Kamis, 26 Januari 2023 di link berikut https://www.cnbcindonesia.com/brimicrofinanceoutlook2023. Pendaftaran sudah mulai dibuka pada Senin, 16 Januari 2022.