Jakarta, 19 Mei 2024 ESAS Management resmi menyelenggarakan pelatihan Sertifikasi mengenai Conflict Management (CCM).

Pelatihan Sertifikasi Conflict Management (CCM) batch kedua tersebut diselenggarakan pada hari Minggu malam, 19 Mei pukul 19.30 s.d 22.00 WIB yang dilaksanakan melalui platform zoom meeting dan ESAS Management serta dihadiri 4 orang peserta dari berbagai latar belakang dan domisili yang berbeda.

Sertifikasi ini menghadirkan 1 narasumber yang tentunya Professional dalam bidang Conflict Management (CCM).. Beliau adalah Dillo Augustdi Putra, S.Psi., M.Psi., Psikolog (Praktisi Psikolog Klinis, Dosen, Trainer dan Public Speaker BNSP RI), dengan seorang moderator yaitu (Moderator & Customer Service ESAS Management).

Dalam pemaparannya, Bapak Dillo Augustsdi menjelaskan bahwa Sebuah pekerjaan yang penuh dengan konflik mungkin berada dibawah tekanan kerja, lalu tingkat tekanan kerja yang tinggi juga dapat menyebabkan konflik. Keduanya perlu dikelola dengan baik agar tempat kita bekerja dapat berfungsi dengan baik dan efektif.

Mau tahu cara mengelola konflik? Yuk belajar Conflict Management bersama ESAS Management.
Dokumentasi Pelatihan CCM.

Konflik jarang terselesaikan dengan sendirinya – bahkan, konflik biasanya meningkat jika tidak ditangani secara proaktif dengan tepat. Inilah mengapa pemimpin perlu membuat rencana untuk menangani konflik yang tidak terhindarkan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Faktanya, kepemimpinan dan konflik selalu berjalan beriringan. Kepemimpinan adalah olahraga kontak penuh, dan jika Anda tidak bisa atau tidak mau menyelesaikan konflik secara sehat dan produktif, Anda sebaiknya tidak mengambil peran untuk menjadi pimpinan.

Adapun ruang lingkup conflict management adalah :

  1. Pengenalan Konflik
  2. Pengenalan Manajemen Konflik
  3. Strategi dan Teknik Manajemen Konflik
  4. Keterampilan Empati dan Pemahaman
  5. Pengelolaan Emosi dalam Konflik
  6. Penyelesaian Konflik dalam Konteks Organisasi
  7. Studi Kasus dan Simulasi Peran

Selama pelatihan Pak Dillo menyampaikan materi dengan sangat baik. Selain pemaparan materi pelatihan manajemen konflik juga menghadirkan studi kasus dan simulasi peran.
Selain disuguhkan materi yang lengkap para peserta juga diberikan waktu untuk diskusi dan sharing. Dan para peserta memberikan respon positif.